Menabung Vs Investasi

Investasi, di sisi lain, adalah pendekatan sistematis untuk menciptakan kekayaan.” kata Ashok Kumar ER, CEO dan salah satu pendiri, Scripbox yang dikutip dari entrepreneur.com. Jika memiliki tabungan, Anda pun tidak perlu menjual ataupun menggadaikan kepemilikan barang hanya untuk memenuhi kebutuhan yang tidak terduga. Anda bisa menggunakan uang tabungan untuk menambal biaya kebutuhan tersebut. Aset Anda pun akan lebih aman dan likuiditas keangan lebih terjaga.

Menurutnya, investasi pun tak harus dimulai dengan nominal besar. Cukup dengan menyisihkan Rp5.000 atau Rp10.000 dari penghasilan, milenial pun bisa memulai investasi secara bertahap. “Selama tiga tahun terakhir, jumlah pengguna Tokopedia Reksa Dana secara keseluruhan meningkat lebih dari 68x lipat.

Menabung dengan berinvestasi

Penghasilan tidak lagi terbuang sia-sia karena membeli barang atau membayar sesuatu yang tidak perlu. Selain itu, dengan berinvestasi, kamu juga bakal terhindar dari laju inflasi. Salah satunya, dengan lebih bijak mengatur keuangan pribadi maupun keluarga. Bukan hanya menabung, berinvestasi menjadi pilihan bagi sebagian orang untuk merancang masa depan yang lebih baik. Selanjutnya, dalam menabung terdapat imbal hasil pasti dan relatif rendah, risikonya pun juga rendah. Segala sesuatu yang dimulai dengan niat tulus akan menghasilkan berkah, demikian juga dengan perencanaan keuangan keluarga Anda.

Dalam 20 tahun terakhir, IHSG mampu menawarkan return di atas 18% per tahun. Contohnya, jika kita menaruh modal di investasi saham 20 tahun lalu senilai Rp 1 juta, perkiraan imbal hasil berikut modal yang diperoleh setelah 20 tahun sebesar Rp4,6 juta. Cara terbaik mengajarkan sesuatu kepada anak adalah dengan memberikan contoh langsung kepada mereka. Sebelum membuatkan rekening tabungan untuk anak Anda, sering-seringlah ajak ia ke bank saat kita menyetorkan uang untuk menabung.

Berbeda dengan cara menabung pada zaman dahulu, yang cukup menyimpan uangnya di rumah, baik disimpan pada celengan maupun di bawah bantal atau kasur. Aturan 30 hari ini sedikit banyak akan mempengaruhi gaya hidup dan hubungan sosial anda. Tapi mungkin juga menjadi titik awal Anda untuk memiliki tabungan dan investasi sehingga memiliki kondisi keuangan yang lebih baik di masa mendatang. Tabungan merupakan produk keuangan yang dikeluarkan oleh perbankan. Bentuknya bisa berupa rekening tabungan biasa atau rekening tabungan rencana.